sejenak terdiam
tersesat di kegelapan
menangis tanpa henti
berakhirkah kehidupanku?
bersamaan terhempasnya sang rasa
Hingga menjadi puing-puing yang terinjak
Lukanya takan mengering
Kesedihan menari riang bersama tangisku
Lagi-lagi cinta melukai
Kali ini sungguh dalam
Aku tak bisa beruat apapun
Hanya terdiam nikmati darah yang menetes dari hati
Terjebak dalam duniaku
Aku sendiri
Tak ijinkan siapapun mengisi
Inilah akhir segalanya
Coba saja pungkiri hati yang terluka ini
Nyatanya tak dapat tertutupi
Sakitnya teramat banyak
Merindukan kekasihku yang dulu...
0 komentar:
Posting Komentar